Divisi neurofungsional adalah divisi pada Departemen Ilmu Bedah Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dengan pelayanan unggulan bedah saraf canggih. Divisi neurofungsional melayani berbagai gangguan fungsional pada saraf pusat maupun tepi, seperti tremor, gangguan gerak (movement disorder), epilepsi, dan kompresi neurovaskular. Selain itu divisi neurofungsional juga memberikan pelayanan manajemen nyeri yang bersifat invasif seperti x-ray guidance injection danĀ radiofrekuensi ablasi.

Penatalaksanaan bedah pada kasus bedah saraf fungsional didukung dengan peralatan diagnostik canggih seperti CT Scan 128 slice, MRI 3 Tesla dengan sekuens mutahkir (MR traktografi, steady-state pulse sequence) untuk mendeteksi kelainan fungsional dengan lebih akurat dan presisi.

Pendekatan diagnostik dilakukan secara multidisiplin dengan melibatkan bidang neurologi, neurologi pediatri dan neuroradiologi serta didukung dengan peralatan diagnostik multidisiplin canggih (elektroensefalografi, elektromyelografi)

Tindakan pembedahan pada kasus bedah saraf fungsional menggunakan peralatan terbaru dengan kemampuan untuk melakukan operasi bedah stereotaktik dan minimal invasif seperti deep brain stimulation dan deep brain lesioning yang memungkinkan operasi berlangsung lebih cepat, efektif, dengan perawatan dan pemulihan pasien yang lebih cepat.

Saat ini divisi neurofungsional memiliki 3 orang konsultan yang telah secara khusus mempelajari bedah saraf fungsional: